Skip to main content

Indonesia Siap Menjadi Pusat Fashion Muslim 2020

Hi Fashion People! 

Minggu, 28 April 2019 dakuw menghadiri event tahunan seputar industri kreatif yaitu Inacraft 2019 yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat. Event yang kembali digelar untuk yang ke-21 kalinya mulai dari tanggal 24-28 April 2019. 

Pameran produk-produk kerajinan terbesar di Asia Tenggara ini diikuti oleh 1.421 peserta dari seluruh pelosok tanah air, yang terdiri dari pengrajin, pengusaha, produsen, dan ekspotir kerajinan. Selain itu, ada dari beberapa negara sahabat yang ikut meramaikan pekan Inacraft 2019. 



Pameran Inacraft 2019 kali ini mengangkat tema kesenian dan kebudayaan orang Betawi dengan dibantu oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai main icon dan ambience pameran, dan dimeriahkan dengan penampilan seni budaya, pergelaran musik, talkshow seputar fashion muslim dan acara-acara menarik lainnya. 

Saya datang dihari terakhir karena bentrok sama jadwal event di ESMOD sehingga baru bisa datang ke Inacraft 2019 dan sekalian bersilahturrahmi dengan kak Yulia seorang fashionpreuner dan memilki brand bernama Aruna Creative. Tepat pukul 11:00 WIB saya sampai di Jakarta Convention Center (JCC) dan membayar tiket masuk sebesar Rp35.000.00,- dengan Saldo Rp25.000.00,- dan kartunya seharga Rp10.000.00,- Tap Cash dari BNI. Berhasil masuk kedalam, terpana melihat banyak transaksi jual beli antara pembeli dan penjual, selain itu rame sekali mungkin event ini sudah puncaknya dan banyak dihadiri oleh masyarakat Indonesia.



 
Sampai di stand-nya ternyata mba Yuli sedang keluar. Waktu itu hanya ada temannya yang jaga, tidak begitu lama mba Yuli datang dengan anaknya Aruna. Kami pergi ke tempat-tempat temanya mba Yuli yang juga membuka stand di Inacraft 2019

Banyak sekali yang jualan barang-barang unik, mulai dari baju-baju etnik, baju muslim, perlengkapan dapur, dekorasi rumah, kosmetik, kuliner turut memeriahkan Inacraft 2019 yang pasti Temans harus mempersiapkan uang lebih takut tabunganya bobol, karena banyak yang mau dibeli hehehe. Tepat pukul 13:00 WIB dakuw menghadiri talkshow dan fashion show yang diadakan oleh Kementrian Perindustrian Republik Indonesia. 


Talkshow dan Fashion show ini mengangkat tema tentang Indonesia akan menjadi pusat fashion muslim di dunia pada 2020. Kementrian Perindustrian (Kemenperin) tidak henti-hentinya memberikan dukungan untuk mewujudkan Indonesia menjadi pusat fashion muslin di dunia. Menurut rencananya akan dideklarasikan tahun depan 2020. Talkshow dan fashion show ini turut dihadiri oleh Gati Wibawaningsih, Direktur Jendral Industri Kecil Menangah dan Aneka (IKMA) Kemenparin. 

Menurut beliau ini sudah saatnya Indonesia menjadi tuan rumah di industri fashion muslim dunia mengingat pertumbuhan dan permintaan akan fashion muslim di Indonesia selalu meningkat setiap tahunnya selain pemakainya juga mayoritas muslim. "Diharapkan dengan Indonesia menjadi pusat fashion muslim dunia, dapat mengembangkan industri fashion muslim mulai dari bahan baku, produksi, peningkatan kompetensi SDM sampai mempromosikan produk-produk kita", jelas Gati.

Seru, ya. walaupun saya hadir dihari terakhir Inacraft 2019, tetap bahagia dan masih bisa mengikuti jadwal talkshow dan fashion show. Semoga tahun depan diselenggarakan lagi dengan cara yang seru lagi. Sampai jumpa di Inacraft 2020. See you
 
(Yopi Saputra/ Images : Doc. Pribadi)






Comments

Popular Posts

Sapto Djojokartiko Visualisasikan Seni Sabung Ayam dalam Koleksi Spring/Summer 2021

Hi Fashion People! Desainer kondang Sapto Djojokartiko baru saja meluncurkan koleksi Spring/Summer  2021 yang ditunggu-tunggu para pecinta fashion tanah air. Berkaca pada seluruh rangkaian kejadian yang terjadi di berbagai negara di dunia saat ini, virus Covid-19 mengubah seluruh ritme kerja dan rencana untuk menampilkan koleksi teranyar Sapto Djojokartiko lewat fashion show seperti biasanya dilakukan. Dalam proses menggali kreativitas yang dibutuhkan, Sapto Djojokartiko memilih tetap menghadirkan koleksi terbaru dan tak biasa.  Fashion show kali ini digelar dalam format film digital , sebagai medium alternatif untuk terus memamerkan koleksi teranyarnya meski di tengah pandemi yang masih belum usai. Sapto Djojokartiko mengajak para penonton untuk mendalami proses meditasi di masa pandemi, menghadirkan momen untuk merefleksikan diri, perasaan kebingungan, kemarahan yang juga diimbangi dengan semangat dan jiwa kreativitas yang berlimpah ruah.  "Masa karantina benar-ben...

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Gandeng Komunitas Pers dan Blogger untuk Kampanyekan Berita Ramah Anak

Hi Fashion People , Belakangan ini marak sekali pemberitaan mengenai anak dibawah umur di tanah air yang seringkali menjadi korban dan obyek eksploitasi dari pihak yang tidak bertanggungjawab. Mereka secara terang-terangan mengungkap identitas anak dibawah umur mulai dari wajah, inisial, nama, alamat, nama orang tua kandung, dan sekolah secara sengaja maupun tidak sengaja, sehingga anak tidak terlindungi hak privasinya secara baik.  Tidak hanya itu saja, bahasa pemberitaan terkait anak  terkadang menggunakan bahasa yang kasar bahkan vulgar. Media penyiaran pun juga kerap menampilkan sosok anak yang disamarkan wajahnya dengan menggunakan topeng atau diburamkan wajahnya namun masih bisa dikenali ciri-cirinya.   Kita tahu bahwa anak merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa, yang memiliki harkat dan martabat sebagaimana manusia seutuhnya, karena itu ia berhak mendapatkan perlindungan. Selain itu anak merupakan generasi penerus bangsa yang wajib dilindungi dari berbagai ...

Pilih Produk Kecantikan yang Terverifikasi Lestari, Demi Wujudkan Komoditas Lokal

Hi Fashion People ! Hadirnya berbagai macam teknologi mutakhir dari sisi social media maupun sistem pembayaran elektronik, secara tidak langsung membuat para konsumen "dimanjakan" untuk bergaya hidup konsumtif dengan berbelanja berbagai macam produk, termasuk produk kecantikan. Tentu saja ini bukanlah satu-satunya penyebabnya, karena secara bersamaan memang ada peningkatan permintaan pengiriman produk kecantikan baik secara global maupun domestik. Hal itu berbanding lurus dengan banyaknya perusahaan-perusahaan yang  bermunculan  bergerak dibidang social commerce serta   masih dibatasinya segala aktivitas masyarakat di luar rumah, karena pandemi Covid-19 yang belum usai. Dari strategi pemasaran produk, jika dibandingkan dengan sistem pemasaran dan sistem pembayaran 5-10 tahun lalu yang masih menggunakan media offline , seperti koran, baliho, majalah maupun billboard , kini media online , seperti social media dan  ecommerce memegang peranan penting dalam peningk...