Skip to main content

Usung Tema Egnimatic, Malang Fashion Week 2020 Ajarkan Semangat Kolaborasi

Hi Fashion People! 

Tahun ini merupakan tahun ketiga diselenggarakannya Malang Fashion Week (MFW) 2020 di kota Malang dengan mengangkat tema "Enigmatic" yang memiliki arti "sulit dimengerti" dan "ketidakpastian". Memiliki makna yang memberikan semangat untuk bertahan dan bangkit, serta tetap menerapkan prinsip sustainability agar tetap bisa bertahan dalam keberlangsungan hidup. 


Sebelumya Malang Fashion Week juga dilaksanakan secara langsung di kota Malang dengan sangat megah dan spektakuler. Namun, penyelenggaraan Malang Fashion Week tahun ini sangat berbeda, karena pandemi Covid-19 yang belum berakhir dan kondisi yang tidak memungkinkan untuk melibatkan banyak orang. 


"Pada saat kondisi pandemi ini, kita semua dihadapkan pada kondisi kenormalan baru yang mengharuskan segala aktivitas dilakukan secara virtual dengan penggunaan protokol kesehatan yang sangat ketat," Agus Sunandar, Project Directur dan Founder Malang Fashion Week.

Penyelenggaraan Malang Fashion Week (MFW) 2020 berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pihak swasta bertujuan untuk memajukan industri mode di kota Malang khususnya. Serta mendukung program pemerintah kota Malang sebagai kota kreatif di Indonesia yang memiliki standar global. 

Selain itu, sebagai wahana bagi para pelaku industri kreatif khususnya kolaborasi antara desainer dengan pengrajin atau UMKM, kolaborasi antara desainer muda dengan desainer senior, juga antara desainer lokal dan desainer internasional, dalam mendesain dan membuat karya hebat lainnya. 

Hebatnya lagi, Malang Fashion Week 2020 ini tidak hanya menampilkan presentasi karya dalam bentuk fashion show saja, melainkan juga menampilkan webinar nasional dengan mengangkat tema "Fashion in New Normal Era", tidak lupa Instagram Live lewat fashion talk dengan desainer inspiratif, selian itu ada juga lomba fashion ilustration, dan lomba face icon yang dimenangkan oleh Vania. Congratulation!

"Malang Fashion Week 2020 kali ini menghadirkan sebanyak 51 desainer, baik desainer lokal, nasional maupun internasional (satu dari Malaysia dan satu dari Australia). Selain itu juga menghadirkan 3 guest desainer, yaitu Ali Charisma dari Bali, Gregorius Vici dari Semarang, dan Azlan dari Malaysia. " ujar Agus Sunandar.

Dalam fashion webinar nasional lalu, juga menghadirkan 3 guest speakers, yaitu Andien seoarang penyanyi dan pebisnis dibidang fashion. Ane Avantie dan Ali Charisma yang keduanya merupakan desainer senior Indonesia. 


Terakhir, Malang Fashion Week 2020 ini dilaksanakan selama tiga hari dan setiap show-nya memiliki tema yang berbeda-beda. Hari pertama mengakat tema modest wear, hari kedua evening wear, dan hari terakhir urban wear. Nah, buat kamu yang belum sempat menyaksikan Malang Fasion Week 2020 kamu bisa langsung ke  youtube channel Malang Fashion Week. Happy watching fashion people!  

(Yopi Saputra/Image : Doc. Malang Fashion Week 2020)



Comments

Popular Posts

Modest Fashion Hari Raya Idul Fitri Anti Gerah Ala Yopi Saputra

Hi Fashion People , Minggu lalu saya diundang oleh Jakarta Fashion Hub, sebuah coworking space sekaligus ruang kolaboratif di Jakarta yang diinisiasi oleh Asia Pasifik Rayon (APR). Platform ini hadir untuk mendukung perkembangan industri fashion dan tekstil lokal melalui  berbagai fasilitas kreatif yang dimanfaatkan oleh para desainer maupun para penggiat fashion tanah air.  Di tempat ini tersedia ruang kerja bersama, studio foto, hingga fasilitas menjahit yang dirancang untuk mendorong kolaborasi, kreativitas, serta pengembangan tren sustainable fashion di Indonesia. Kehadirannya menjadi salah satu ekosistem penting bagi para pelaku industri fashion yang ingin terus berkembang dan berinovasi.  Dalam kesempatan tersebut, saya berkesempatan menjalani sesi wawancara bersama tim kreatif dari Jakarta Fashion Hub. Kami berbincang mengenai topik "Modest Fashion Anti Gerah" sebagai inspirasi tampilan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Diskusi ini membahas bagaimana mem...

Indonesia Pop Art

Hi Fashion People ! Pop art yang berasal dari kata populer art merupakan aliran seni yang memanfaatkan simbol dan gaya visual yang berasal dari media massa yang populer seperti surat kabar, televisi, iklan, media sosial, dan lain-lain. Pop art merupakan sebuah gerakan seni yang awal mulanya muncul di Inggris pada tahun 1950-an di awal-awal zaman post modern art , zaman di mana semua orang sudah mulai bosan dengan gaya modern.  Kemunculan Pop art di tengah masyarakat memberikan angin segar, karena Pop art berhasil mendobrak batas-batas artian seni yang agung. Pada waktu itu, seni hanyalah sesuatu yang hanya dinikmati oleh kalangan kelas atas, sehingga adanya gerakan Pop art , seni bisa dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari golongan bawah hingga golongan atas.  Di Indonesia, Pop art muncul dan berkembang sejak tahun 1970. Pada Agustus 1975 mulai muncul Gerakan Seni Rupa Baru (GSBR). Gerakan ini muncul atas dasar keinginan untuk kebebasan berekspresi dan tanpa ikatan ...

Gemerlap dan Keanggunan Bertemu dalam Glitz Gala Karya Ivan Gunawan

Hi  Fashion People ! Di tengah atmosfer gemerlap panggung Plaza Indonesia Fashion Week (PIFW) 2025. Desainer Ivan Gunawan menutup hari dengan pertunjukkan yang memukau bertajuk Glitz Gala. Sebuah persembahan mode yang merayakan kemewahan dan ekspresi diri dalam balutan keanggunan, dan pesona malam yang berkilau.  Panggung runaway dipenuhi aura glamor dengan gaun-gaun panjang menjuntai dengan detail payet, kristal, dan rupa-rupa corak bunga yang menggoda, dan sentuhan satin yang memantulkan cahaya disetiap langkah para model.  Kombinasi warna-warna cerah yang memikat seperti emas, perak, merah marun, dan hitam berpadu menghadirkan suasana megah layaknya pesta malam di istana modern.  Melirik pada hiasan telinga berwujud artistik berwarna emas dan perak dan kalung emas dengan batu zamrud menambah semarak ornamen dalam sebuah tampilan yang dramatis.  Koleksi ini seolah-olah menegaskan kembalinya jati diri seorang Ivan Gunawan sebagai desainer yang tak sekadar menci...