Skip to main content

7 Brand Lokal Indonesia, Unjuk Gigi di Pagelaran Introducing Indonesia di Turki

 Hi Fashion People

Di tengah pagebluk Covid-19, tentu tidak menyurutkan pemerintah untuk membangkitkan kembali roda perekonomian, salah satunya lewat fashion yang merupakan bagian dari industri kreatif. Oleh sebab itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Turki dan #Markamarie menyelenggarakan acara yang bertajuk Introducing Indonesia.



Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan fashion Indonesia ke luar negeri, khususnya adalah Turki. Kita tahu bahwa Indonesia dan Turki adalah dua negara yang memiliki banyak persamaan, antara lain keduanya merupakan salah satu negara berpenduduk muslim terbesar dan juga pasar modest fashion terbesar di dunia.


Penyelenggaraan Introducing Indonesia ini menghadirkan sebanyak tujuh brand fashion lokal Indonesia. Tujuh brand ini bertugas memperkenalkan budaya Indonesia lewat fashion yang dihadirkan. Ketujuh brand fashion, yaitu Elzatta, Wearing Klamby, Jawhara Syari, Tethuna, Medina Zein, Restu Pratiwi, dan Hwan Eco Ethnic. Selain itu juga menghadirkan pertunjukkan Angklung yang akan dibawakan oleh Dharma Wanita KBRI Ankara, serta talkshow Prelude to Indonesian Fashion by #Markamarie oleh Franka Soeria.


Oh, iya pemilihan ketujun brand fashion ini tidak sembarangan, lho! Mereka dipilih berdasarkan keunggulan masing-masing, sehingga dapat membawa wajah Indonesia secara utuh.

Ketujuh brand fashion dihadirkan dalam satu show yang merepresentasikan Indonesia dalam satu kesatuan yang ekslusif. Dalam acara ini kami menghadirkan brand – brand fashion yang terdiri dari pionir busana muslim, pemenang digital, pemimpin gaya syar’I, modern etnik, urban look, edgy look, hingga brand scarf dengan motif Indonesia nan fresh,” ucap Franka Soeria, Co-Founder dari #Markamarie, dalam konferensi pers virtual, (5/4).


Franka juga menambahkan, untuk semua busana yang akan ditampilkan adalah busana-busana yang siap pakai alias ready to wear. Mengingat pasar yang menjadi target utama adalah Turki, maka busana yang dihadirkan pun juga busana gaya perempuan Turki yang simple namun tetap elegan.


Dengan adanya acara ini, diharapkan hubungan diplomasi Indonesia dan Turki semakin erat dan harmonis.

Melalui diplomasi fashion ini, kamu bertujuan untuk menghubungkan pusat kedua negara Muslim, Indonesia dan Turki, lebih dekat dari sebelumnya.” Ujar H.E Lalu Muhammad Iqbal, Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki.


Terakhir, kamu bisa menyaksikan acara keren ini secara hybrid, lewat saluran YouTube Channel Indonesia di Ankara. Pada 7-8 April 2021 mulai pukul 14.00-16.00 (waktu Turki) atau 18.00-20.00 WIB. 

(Yopi Saputra/Images : Doc. Markamarie, s.u.s.h makeup, Introduction Indonesia)

Comments

Popular Posts

Sapto Djojokartiko Visualisasikan Seni Sabung Ayam dalam Koleksi Spring/Summer 2021

Hi Fashion People! Desainer kondang Sapto Djojokartiko baru saja meluncurkan koleksi Spring/Summer  2021 yang ditunggu-tunggu para pecinta fashion tanah air. Berkaca pada seluruh rangkaian kejadian yang terjadi di berbagai negara di dunia saat ini, virus Covid-19 mengubah seluruh ritme kerja dan rencana untuk menampilkan koleksi teranyar Sapto Djojokartiko lewat fashion show seperti biasanya dilakukan. Dalam proses menggali kreativitas yang dibutuhkan, Sapto Djojokartiko memilih tetap menghadirkan koleksi terbaru dan tak biasa.  Fashion show kali ini digelar dalam format film digital , sebagai medium alternatif untuk terus memamerkan koleksi teranyarnya meski di tengah pandemi yang masih belum usai. Sapto Djojokartiko mengajak para penonton untuk mendalami proses meditasi di masa pandemi, menghadirkan momen untuk merefleksikan diri, perasaan kebingungan, kemarahan yang juga diimbangi dengan semangat dan jiwa kreativitas yang berlimpah ruah.  "Masa karantina benar-ben...

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Gandeng Komunitas Pers dan Blogger untuk Kampanyekan Berita Ramah Anak

Hi Fashion People , Belakangan ini marak sekali pemberitaan mengenai anak dibawah umur di tanah air yang seringkali menjadi korban dan obyek eksploitasi dari pihak yang tidak bertanggungjawab. Mereka secara terang-terangan mengungkap identitas anak dibawah umur mulai dari wajah, inisial, nama, alamat, nama orang tua kandung, dan sekolah secara sengaja maupun tidak sengaja, sehingga anak tidak terlindungi hak privasinya secara baik.  Tidak hanya itu saja, bahasa pemberitaan terkait anak  terkadang menggunakan bahasa yang kasar bahkan vulgar. Media penyiaran pun juga kerap menampilkan sosok anak yang disamarkan wajahnya dengan menggunakan topeng atau diburamkan wajahnya namun masih bisa dikenali ciri-cirinya.   Kita tahu bahwa anak merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa, yang memiliki harkat dan martabat sebagaimana manusia seutuhnya, karena itu ia berhak mendapatkan perlindungan. Selain itu anak merupakan generasi penerus bangsa yang wajib dilindungi dari berbagai ...

Pilih Produk Kecantikan yang Terverifikasi Lestari, Demi Wujudkan Komoditas Lokal

Hi Fashion People ! Hadirnya berbagai macam teknologi mutakhir dari sisi social media maupun sistem pembayaran elektronik, secara tidak langsung membuat para konsumen "dimanjakan" untuk bergaya hidup konsumtif dengan berbelanja berbagai macam produk, termasuk produk kecantikan. Tentu saja ini bukanlah satu-satunya penyebabnya, karena secara bersamaan memang ada peningkatan permintaan pengiriman produk kecantikan baik secara global maupun domestik. Hal itu berbanding lurus dengan banyaknya perusahaan-perusahaan yang  bermunculan  bergerak dibidang social commerce serta   masih dibatasinya segala aktivitas masyarakat di luar rumah, karena pandemi Covid-19 yang belum usai. Dari strategi pemasaran produk, jika dibandingkan dengan sistem pemasaran dan sistem pembayaran 5-10 tahun lalu yang masih menggunakan media offline , seperti koran, baliho, majalah maupun billboard , kini media online , seperti social media dan  ecommerce memegang peranan penting dalam peningk...