Skip to main content

SVH Luncurkan Lini Mode Kedua "Drips by SVH" dengan Konsep Unisex dan Ramah Lingkungan

Hi Fashion People

Beberapa waktu yang lalu saya menghadiri konferensi pers dari brand lokal SVH. Tahun ini SVH memperkenalkan lini mode terbarunya, yaitu Drips by SVH "Volume 1". Drips by SVH merupakan lini kedua pakaian SVH yang mengusung konsep essential unisex clothing dan mengedepakan material ramah lingkungan. 


Drips by SVH ini juga berfokus pada pakaian sehari-hari dengan desain yang simple namun tetap memberikan sentuhan khas dari SVH dalam varian warna-warna nan lembut. 

"Kita kerap dikelilingi oleh alam, jadi dalam proses desain juga terinspirasi dari alam, " cerita Bambang Wahyudi Praja, Creative Director dari SVH dalam konferensi pres daring. 

Untuk mewujudkan mimpinya tersebut, Bambang menghadirkan koleksi Drips by SVH dengan menggunakan bahan 100 persen serat kapas yang diproses tanpa chemical treatment.


Menurut Bambang, saat ini kita lebih mudah mendapatkan akses ke bahan-bahan yang ramah lingkungan. Ini pun membuat timnya untuk lebih serius dalam menghadirkan koleksi busana yang mengedankan visi misi fashion berkelanjutan. 

Tak hanya menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan, Drips by SVH juga diklaim menjadi koleksi yang nyaman, aman dan ringan serta cocok untuk iklim Indonsia yang panas. 


"Bahan 100 persen serat kapas ini breathable, karena penyerapannya tinggi, cocok untuk iklim Indonesia yang humid," ujar Bambang. 

Serat kapas yang digunakan terdapat celah mikro dan lubang mikro, yang memungkinkan penyerapan kelembapan dan ventilasi yang lebih baik. 

Bambang menyarankan jika  membeli produk-produk yang berbahan organik, lebih baik membeli dengan ukuran yang satu tingkat lebih besar dari ukuran biasanya. Hal itu dikarenakan kain organik akan menciut dua sampai tiga persen dari ukuran aslinya. 


Tak hanya peluncuran busana, sweat pants, dan jogger saja, koleksi Drips by SVH ini juga menghadirkan beragam aksesori pendukung outfit kamu. Sebanyak 17 pilihan desain yang berbeda-beda, mulai dari model tote bags, backpacks, hingga sling bags

Terakhir, setiap varian memiliki lebih dari tiga warna yang berbeda untuk setiap tas, yang pastinya cocok dengan berbagai karakter, dan cocok untuk dikenakan dalam setiap kegiatan.  

(Yopi Saputra/Images : Doc. SVH)

Comments

Post a Comment

Popular Posts

Jadi Trend Fashion 2021: Homewear Hadir Dalam Balutan Busana Nan Elegan dan Minimalis

  Hi Fashion People ! Berpenampilan menarik, high fashion dan menjadi pusat perhatian orang banyak tentu saja boleh, tetapi perlu untuk kamu ingat, bahwa  tidak semua trend fashion terkini yang ada di luaran sana bisa cocok dengan personal style dan nyaman saat kamu mengenakannya di Indonesia. Salah satu faktornya adalah iklim yang berbeda. Nah, kali ini saya mencoba merangkum trend fashion 2021 lewat karya-karya para perancang busana di tanah air sepanjang tahun 2020. Check this out !  Homewear   Masa pandemi Covid-19 membuat dan menuntut kita untuk lebih kreatif dalam memadupadankan busana yang akan dikenakan untuk keluar rumah, maupun sebaliknya. One set homewear (busana rumahan) dengan ragam motif yang unik nan lucu hadir dari dress rumahan dengan desain yang simple , cantik namun tetap fashionable dan most wanted di tahun 2021.  Dulu homewear (busana rumahan) didesain dengan potongan lehernya yang bener-benar seperti piyama pada umumnya, maka tahun...

Green Jobs : Tawarkan Bisnis Ramah Lingkungan Pada Industri Fashion

Hi Fashion People !  Kemunculan internet dalam kehidupan manusia memberikan segala bentuk kemudahan ketika mengakses berbagai hal yang diinginkan. Kini internet sudah menjadi kebutuhan wajib bagi sebagian besar masyarakat, khususnya yang tinggal di perkotaan. Semua berkembang sangat cepat, sehingga turut mempengaruhi pertumbuhan dan kinerja di beberapa sektor industri, termasuk industri fashion.   Kemudahan dalam mengakses internet lewat berbagai perangkat, membuat banyaknya situs social commerce bermunculan dengan memberikan kemudahan pelayanan dalam berbelanja secara online tanpa perlu ribet ke luar rumah.  Fasilitas itu langsung dimanfaatkan oleh para pebisnis fashion dengan mengubah cara orang dalam memperlakukan pakaian mereka, dan membuat orang dengan gampangnya membeli pakaian secara tidak bijak, sehingga berakhir pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA).  Di tengah gemerlapnya industri fashion di seluruh dunia, banyak yang tidak tahu bahwa industri fashion ...